Opini

TEMPAT ITU MISTERIUS, JIKA … ?

Tempat misterius itu bernama bumi, segala proses kehidupan terbentuk mengikuti apa yang telah ditetapkan pencipta padanya. Peristiwa lahir, bertumbuh terus terjadi hingga pada akhirnya mati, proses ini akan terjadi berulang-ulang. Tapi hidup tak semembosankan itu, sesungguhnya hari ini, saat ini kita telah mengemban misi dari pencipta yaitu melaksanakan perintah dan meninggalkan semua laranganNya. Misi yang tertuang dalam buku petunjuk saat kita diciptakan.

“Dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku” (TQS. Adz Dzariyat: 56)

Berada dalam satu episode penentu untuk kemudian mempersiapakan kehidupan selanjutnya.

Siapa sangka justru tempat ini benar-benar menjadi misterius tatkala seseorang tak memiliki petunjuk atau bahkan salah menggunakan buku petunjuk sehingga buram tentang bagaimana ia hendaknya menjalani dan memaknai hidup. Parahnya hidup hanya mengikuti mayoritas, berpaling dari peringatan pencipta dan menjadikan dunia fana sebagai poros. Hingga yang terjadi adalah tujuan tak terarah, mudah putus asa, kebingungan, galau garis keras. Bahkan tak jarang menyia-nyiakan hidup yang berharga dan menukarnya dengan selembar materi.

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, Maka Sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” (TQS. Thaha:124)

Tak ada lagi yang bisa dilakukan, hanya dengan menjalankan kembali hidup berdasarkan Islam keseluruhan umat ini akan mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Jangan lupa bahwa hidup ini perjalanan mengemban misi. Jangan pula lengah bahwa akan ada saat perjumpaan dengan penghadang dan penghalang misi. Berhadap dengan penentang aturan-aturan Allah, menggeser hukum-hukumNya bahkan meracuni para pengemban misi dengan racun pemikiran sesat bahkan propaganda-propaganda licik.

Seseorang yang memahami bahwa keberadaannya dibumi adalah sebagai seseorang yang mengemban misi tentu tak akan merasakan bahwa bumi adalah tempat misterius. Ia akan paham betul apa yang harus dilakukan dengan standar dan pemahaman yang jelas bukan menjadi pembebek atau menjadi pengikut mayoritas.

Ya, tempat itu tak akan menjadi misterius jika kita mempelajari buku petunjuk yaitu Alquran. Denganya kita mengenal pencipta, denganya kita menghargai dan menjalankan kehidupan sesuai kehendak pencipta.

0Shares

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: