Hikmah,  NulisPedia

STORIES STAY AT HOME

Dengan adanya wabah penyakit covid-19, pemerintaha Indonesia memutuskan untuk meliburkan sekolah-sekolah, dan semua kegiatan di luar rumah ditiadakan demi memutus mata rantai penyebaran virus. Keputusan dibarengi dengan arahan tentang apa yang seharusnya dilakukan di rumah, lebih tepatnya tetap bekerja tetapi tetap di rumah atau yang lebih di kenal work from home (WFH).

Libur selama stay at home bukan berarti waktu untuk bersenang-senang, jalan-jalan atau bertamasya. Meskipun penyebutan libur tetapi bukan liburan ya, hanya saja tetap melakukan aktivitas seperti biasa, perbedaanya waktu yang kita punya sangat lapang, karna bekerja di rumah pun hanya diwaktu tertentu. Misalnya saya, bekerja jika ada sesuatu yang penting saja atau hanya sekedar mengisi absen online. Waktu yang lainnya bisa dimanfaat kan untuk quality time bareng keluarga, karena selama ini kesibuk bekerja di luar rumah, pergi pagi pulang malam. Adanya arahan stay at home jadi punya waktu lebih untuk hal-hal yang jarang dilakukan sebelumnya dengan keluarga, seperti masak bareng, ngopi sambil nonton, sharing  tentang banyak hal. Bisa jadi, semua ini rencana  Allah, selama ini kita disibukkan dengan aktivitas dunia yang fana, sampai-sampai buat sharing sama orangtua pun tidak sempat. Sungguh luar biasa hikmah dari segala keputusan Allah.

Perkembangan zaman yang semakin canggih dapat dimanfaatkan dengan baik. Walaupun stay at home tetap aja kita bisa mengikuti kajian dengan berbagai aplikasi yang ada. Tidak ada alasan jauh tempat kajian lagi, kita sudah bisa langsung tatap muka dengan pemateri atau peserta lain, meskipun melalui aplikasi. Jadi stay at home jangan makan, tidur, rebahan, makan lagi, tidur lagi dan rebahan lagi, tapi juga harus produktif. Allah sudah memberi kita kesempatan yang begitu panjang dengan kebijakan stay at home, tak tau kapan akan berakhir. Kita harus memanfaatkannya semaksimal mungkin, misalnya dulunya yang gak sempat sholat atau sholatnya telat karena aktivitas di luar yang begitu padat, hari ini Allah kasih di rumah aja selama 24 jam.

Masih adakah alasan gak sempat ibadah? Padahal seharusnya bukan yang wajibnya lagi bisa kita kerjakan tapi sunah juga, dulu mungkin sibuknya gak sempat baca Alquran hari ini di tengan wabah pandemi covid-19 Allah kasih waktu 24 jam, adakah alasan untuk tidak baca Alquran lagi? Seharusnya kita harus bisa one day one juz tidak lagi satu atau dua lembar, kalo bisa kita hafalkan juga. Kalo masih gak sempat melakukan itu semua, keterlaluan, parah sist. Nah, kalo saya dimasa-masa stay at home banyak aktivitas yang saya lakukan selain bersama keluarga, baca buku yang belum sempat di baca, saya juga sangat mengandalkan gadged saya, ikut banyak kelas online. Misalnya kelas menulis dasar, kelas kufi, kelas edit vidio, kelas desain, kelas tahsin dll. Jadi walaupun stay at home hari-hari saya tetap produktif dan pastinya dapat banyak ilmu. Sejatinya kita sebagai muslim harus haus akan ilmu, mengisi libur dengan hal yang bermanfaat karena ada upaya mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang berguna. Semua kembali pada kita, life is choice, stay at homeand stay healthy.

0Shares

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: