Puisi

SESAL DAN HARAPAN

Kadang sepi menuntun angan berkisah
Mengajak masa lalu menari disela senja
Meski sesal selalu hiasi setiap sudut mimpi
Tepislah, demi harapan yang setia menanti
 
Tekad dicipta agar sekuat baja
Siap hancurkan ranjau penuh jebakan
Sesekali mengaum saja seperti singa
Kejutkan pecundang yang benci kehidupan
 
Mengapa tak berani sedari dulu?
Keluhan ini hanya menguras energi
Buang khayal untuk kembali ketitik awal
Peluhmu sia-sia bak tegakkan benang basah
 
Lihatlah langit yang selalu tangguh
Dia tak akan mau berpura-pura dalam samar
Bukit tanduspun tetap saja kokoh
Merendahlah, ambil pelajaran berharga
 
Merangkak jika kau tertatih berlari
Tarik nafas panjang sebelum titik akhir
Terbangkan asa melewati terowongan gelap
Sampai sadar saat semua belum terlambat
 
Oleh : Elsa Novia Wita Siregar
0Shares

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: