Seputar Islam

SAMI’NA WA ATHO’NA, KAMI DENGAR DAN KAMI TAAT

Menjalani hidup ini sebenarnya tak sulit dan gak pake ribet, mudah saja kita menjalaninya asal tau tips dan triknya. Tips dan triknya sudah Allah kasih tau di dalam kitab Alquran dan di contohkan oleh Rasulullah. Jadi kita hanya jalani sesuai perintahNya saja. Allah itu Maha baik, menciptakan kita di alam kehidupan, dan diberi bonus buku pedoman hidup yang lengkap yaitu Alquran.

Hidup mudah dijalani sesuai perintahNya, namun masih merasa sulit menjalaninya karena Allah berikan ujian. Ya, kuncinya kita kembalikan lagi kepada Pemilik Hati ini yaitu Allah, supaya hati ini selalu ikhlas dan sabar atas segala ujian yang Allah berikan. Karena setia ujian itu juga merupakan bagian rencana terbaik dari Allah agar kita menjadi orang yang tangguh, tanpa putus asa.

Jangan lupa untuk selalu berdoa, berusaha, ikhtiar, dan tawakal dalam melaksanakan perintah Allah. Perintah dan larangan yang Allah berikan bukan untuk membebani kita menjalani kehidupan, justru itu bukti cinta Allah agar kita punya arah hidup yang jelas dan kita bisa mengumpulkan bekal yang banyak untuk pulang kampung ke akhirat.

Allah SWT berfirman:

“Rasul (Muhammad) berimankepadaapa yang diturunkankepadanya (Alquran) dariTuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuaberimankepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Merekaberkata), Kami tidakmembeda-bedakanseorang pun darirasul-rasul-Nya. Dan merekaberkata, Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami, yaTuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.” (TQS. Al-Baqarah: 285)

Jika kita merasa diri ini adalah makhluk ciptaan Allah, umatnya Rasulullah, kitabnya Alquran, dan ingin termasuk orang-orang yang beriman, maka cukup bagi kita untuk sami’na wa atho’na, kami dengar, dan kami taat).

Jika Allah perintahkan kita untuk sholat, puasa, zakat, menutup aurat, menjalankan aktivitas sesuai syari’at, maka jawbaan kita adalah dengar dan taat, bersegeralah untuk melaksanakan perintahNya.

Jika Allah larang kita untuk berjudi, minum khamar, menghardik anak yatim, berbuatdzolim, mendekati zina (pacaran) atau berzina, maka kita dengar dan taat, bersegera untuk menjauhi laranganNya. Jika perintah atasan atau pimpinan ditempat kita bekerja, selalu saja taat, perintah guru atau dosen kita juga taat, lalu mengapa ketika Allah yang perintah kita gak mau taat?

Padahal Allah selalu memberikan kenikmatan yang tak terhingga kepada kita dibandingkan yang diberikan oleh manusia. Semoga kita menjadi hamba yang Allah cintai, karena kita selalu sami’na wa atho’na, bukan nanti dan tunggu-tunggu dulu. Karena ajal tak pernah menunggu kita siap untuk mati. Maka kita persiapkan kematian dengan sebaik-baiknya. Wallahua’lam bis showab.

Oleh: Ummu Taqiyya

0Shares

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: