NulisPedia,  Tema Bebas,  WCR

JUJUR ITU SEBUAH RAHASIA

Jujur adalah lurus hati, berkata apa adanya, sesuai dengan kebenaran, kebalikan adalah bohong, tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Tentu dua hal ini lekat dengan kehidupan sehari-hari dan semua kita tentu pernah menjalani kedua hal ini dengan berbagai faktor.

Tak ada yang tau apa yang dirasa hati, tak ada yang tau apa yang terjadi dalam diri jika tak diungkapkan dengan yang sebenarnya, dan tak akan ada yang tahu juga jika yang diungkapkan adalah sebuah kebohongan. Jujur itu penuh rahasia, sebelum berkata benar hanya dia dan Sang Pencipta yang mengetahui. Namun Allah tak akan pernah bisa kau dustai, tak akan ada satu pun perbuatan yang terlewat dari hisab dihari akhir kelak.

Banyak sekali fakta yang berkaitan dengan hal ini, contoh sederhana adalah percakapan dua orang sahabat yang akan bertemu untuk melakukan suatu aktivitas bersama.

Alfi: “Kita nanti ketemuan di perpustakan sekolah jam 09.30 ya.”

Beta: “Siplah”

Terjadi kesepakatan pertemuan antara mereka berdua, jam menunjukan pukul 09.25, Alfa telah selesai bersiap-siap untuk menghindari keterlambatan, sedangkan Beta masih bingung menentukan warna jilbab yang akan dipakai dan akhirnya jam menunjukkan pukul 09.30.

Kriiiing kriiiing, ponsel milik Beta berdering.

Alfi: “Aku sudah di perpustakaan, kamu dimana?”

Beta: “Iya, iya aku udh di jalan, sebentar lagi sampai.” Faktanya Beta baru selesai bersiap-siap, sambil berlari dengan tergesa-gesa tanpa disadari tiang besar berada dihadapannya …

Alfi benar-benar tidak tau apakah Beta memang sudah di jalan atau tidak. Sederhana memang, tapi kejadian ini tetaplah berbohong, bahkan dianggap sepele, sering dilakukan dan tak akan pernah menghantarkan pada kebaikan. Jujur terlihat mudah namun berat untuk dilakukan.

“Hendaklah kalian berlaku jujur karena kejujuran membawa kepada kebaikkan dan kebaikkan menghantarkan seseorang ke surga dan apabila seseorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur maka akan dicatat di sisi Allah sebagi orang yang jujur dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan dan kejahatan mengantarkan seseorang ke neraka dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta atau pembohong” (HR. Al Bukhari)

Oleh: Fira Faradillah

0Shares

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: