Motivasi

INSECURE, JANGAN SAMPAI SALAH!

Pernah merasa kurang? Merasa rendah dari orang lain? Banyak gak bisanya, Setelah menyadari kekurangan justru membuat down dan gak percaya diri. Takut berbuat, tidak mau berinteraksi, bahkan gamang untuk melangkah. Merasa tak berarti, menakuti sesuatu yang belum tentu terjadi. Stop! Kita itu makluk lemah dan terbatas. Kadang tak disangka sering terjebak dalam tipu daya, hingga melampau jauh untuk tunduk pada dunia dan terperangkap dalam pola yang diciptakan makhluk hingga terlalu sempit memandang rahmatNya.

Jika pernah artinya kita melewatkan satu pesan yang indah dari Allah.

“Katakanlah (Muhammad), Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaanya masing-masing. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya” (TQS. Al-Isra: 84)

Setiap kita pasti memiliki kelemahan dan kelebihan. Allah menciptakan kita dalam bentuknya masing-masing. Semua kita itu berbeda fisik, sifat, jiwa, nasib, peta kehidupan namun kita disatukan dengan satu aturan dan kudu wajib tunduk pada aturan itu. Sadar jika kita semua berbeda, jadi jangan bandingkan apa yang telah Allah tetapkan untuk kita dengan orang lain. Allah sebagai Al Khalik dan Al Muddabir telah mendesain semuanya. Kita hanya menjalani agar semua itu sesuai dengan mauNya.

Gak ada yang perlu dikhawatirkan, karena kekurangan yang sesungguhnya adalah ketika jauh dari syariatNya. Jatuh yang sesungguhnya adalah ketika merasa bebas, merasa memiliki aturan sendiri, merasa tak butuh apa-apa. Hidupku cukup membuatku bahagia.

Jatuh yang sesungguhnya adalah ketika berkali-kali ditipu hati, saat hati ingin taat namun sikap berkhianat hendak maksiat. Membuat kehidupan terpuruk dengan segala gelimangan dosa, biasa bermaksiat menjadikanya terbiasa. Saat terperangkap dengan pemikiran yang tak berdasar kemudian menyalahkan keadaan.

Jangan sampai salah untuk merasa insecure. Karena belum tentu kelebihan itu selalu menjadi kebaikan buat kita dan belum tentu juga kekurangan itu keburukan buat kita.

Sudah saatnya tidak memfokuskan diri pada kelebihan dan kekurangan saja karena semua itu dari Allah. Cukup bersyukur karena sungguh sesuatu yang tak akan pernah dapat tergantikan adalah ketaatan.

“Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang beriman” (Ali Imran : 139)

Untuk kita dan siapa saja yang merasa insecure. [Wallahu a’lam bissawab]

Oleh: Fira Faradillah

0Shares

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: