Motivasi

DEAR JOMBLO

Dear Jomblo

Kita senasib, Insyaa Allah juga sedang dalam penantian. Jomblo itu bukan kutukan. Jomblo bukan karena tidak laku. Tapi jujur jomblo itu adalah sebuah UJIAN. Pertama, Ujian berbenah diri jadi mandiri. Kedua, ujian mengolah rasa selalu slowly, gak baperan dan gak suka marah-marah. Tiga, penting memiliki kemantapan berfikir dan kaya tsaqofah. Ingat-ingat tujuan menikah buat apa? Visi itu utama. Empat, utama dekat dengan Dia apalagi dengan sahabat hidupnya.

Upss, ma’af mblo. Tulisan ini bukan buat jomblo semakin merana sebab ujian itu nikmat bila dilewati dengan iman. Percayalah, jodohmu bukan jodohnya (kikuk)

Sembari menanti, yuk mari muhasabah diri. Sebentar lagi Syawal. Bener, Ramadhan dulu baru Lebaran (takut ditanya kapan Nikah) Ehh, gak usah laper. Baper maksudnya. 

Tapi mari kita berperan. BERPERAN demi dienul Islam.

Hei, pemuda bakar ghiroh mu bela agama. Singsing lenganmu usah ragu. Jejali hakikat hidup dan dunia fana sementara.

Nabi Muhammad SAW mengingatkan dalam sabdanya sebagai berikut:

“Aku wasiat-amanatkan kepadamu terhadap pemuda-pemuda (angkatan muda) supaya bersikap baik terhadap mereka.Sesungguhnya hati dan jiwa mereka sangat halus. Maka sesungguhnya Tuhan mengutus aku membawa berita gembira, dan membawa peringatan. Angkatan mudalah yang menyambut dan menyokongaku, sedangkan angkatan tua menentang dan memusuhi aku. Lalu Nabi membaca ayat Tuhan yang berbunyi: “Maka sudah terlalu lama waktu (hidup) yang mereka lewati, sehingga hati mereka menjadi beku dan kasar”

Ahli hikmah mengatakan, siapa yang tumbuh pada masa mudanya dengan orientasi, akhlak, kepribadian, karakter tertentu, maka rambutnya akan memutih dalam kondisi ia memiliki karakter yang telah diperjuangkannya itu (Man syabba syaaba ‘alaihi).

Imam Syafii mengatakan : “Sungguh pemuda itu distandarisasi dari kualitas ilmu dan ketakwaannya. Jika keduanya tidak melekat pada struktur kepribadiannya. Ia tidak layak disebut pemuda.” Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa depan (syubbanul yaum rijalul ghod).

Wallahu ‘alam bii showwab

0Shares

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: