NulisPedia

CORONA, KAPAN KAU PERGI?

Mulanya biasa saja, mendengar Corona di Wuhan dari China. Corona telah melanda hampir seluruh belahan dunia, tanpa kecuali Indonesia tercinta. Keberadaanya di tanah air sudah beberapa bulan dan kini masih bertahan. Sejak awal tahun 2020  Corona mendekati Indonesia semua mulai berubah, semua kegiatan di luar rumah beralih ke dalam rumah. Mulai dari pendidikan, ibadah, social, ekonomi, semua dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan. Kegiatan belajar diganti menjadi daring. Akhirnya mewajibkan kita untuk menggunakan gadged. Dulu kita sangat menjaga agar anak jauh dari  gadged tapi sekarang? Apa boleh buat, mulai dari anak TK sampai mahasiswa, bahkan emak- emak juga harus punya gadged.

Gadged  yang dalam genggaman ini menawarkan banyak aplikasi mulai dari whatsapps, facebook, Instagram dan social media lainya. Semuanya memudahkan untuk kita dapat menjalin komunikasi atau mencari informasi, namun itu semua bagai pisau bermata dua. Kalau kita bisa memanfaatkannya akan memudahkan banyak urusan. Lebih mudah menyebar kebaikan dengan menyebar konten yang berfaedah, mudah jika ingin mendapatkan informasi. Namun sebaliknya jika kita tidak bisa memanfaatkannya justru akan jadi petaka. Seberapa banyak anak-anak yang candu dengan game disaat mereka juga harus pakai gadged saat belajar. Seberapa banyak emak-emak yang tak bijak menggunakanya yang justru menjadi lalai. Jangankan anak- anak yang pemikirannya belum sempurna untuk mempertimbangkan baik buruk. Emak -emak yang sudah matang pemikirannya banyak juga yang kehangusan masakan gara-gara gadged. Sampai kapankah  ini akan terjadi, Corona kapan kau pergi?

Seandainya keadaan tidak bisa kita rubah, tidak bisa jauh dari gadged, yuk! bijak dalam mempergunakan gadged.  Mari tebar kebaikan dengan postingan yang bermanfaat, dari pada posting wajah cantik, baju bagus, kendaraan mahal, dan makanan enak. Alakah baiknya me-posting sesuatu yang memberikan manfaat dan menyadarkan umat agar kembali kepada aturan Allah. Sebagai seorang muslim tentu kita tau betul bahwa apa-apa yang diperbuat di dunia kelak akan dimintai pertanggung jawaban dihadap Allah SWT.

“Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrah niscaya dia akan melihat balasan nya, barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrah , niscaya dia akan melihat balasannya” (TQS. Al Zalzalah 7-8) 

Sedikit cerita dari seorang ibu yang senantiasa membersamai anak-anak saat pandemi. Semoga musibah ini cepat Allah angkat.

Oleh: Depi elinda

0Shares

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: