• Puisi

    TAKUT KEPADA JEJAKNYA

    Mereka takut kepada jejaknya Sungguh aneh tapi nyata Tapi demikianlah Faktanya Kami sudah menduganya   Mereka takut kepada jejaknya Takut rakyat sadar bahwa syariat Islam diterima nenek moyangnya Takut rakyat sadar dan rindu untuk menerapkan aturanNya Takut rakyat sadar dan bangkit menolak sistem kapitalis biang kerok berbagai kerusakan di negerinya   Mereka takut kepada jejaknya Jejak penguasa Mulia Yang berjuang bukan untuk bangsanya Tetapi untuk kemakmuran seluruh manusia    Mereka takut kepada jejaknya Jejak pemimpin Mulia Yang menjaga Harta, jiwa, nasab keturunan, agama, dan kehormatan seluruh manusia    Mereka takut kepada jejaknya Jejak penguasa mulia  Pemimpin yang berdimensi akhirat dan dunia Hanya berhukum dan tunduk kepada syariatNya   Mereka takut…

  • Puisi,  Uncategorized

    APA KABAR BAPAK MENTRI?

    Assalamu'alaikum Bapak Menteri Ini ada rangkaian kata berbentuk puisi Puisi cinta dari para orangtua yg mempunyai siswa dan siswi Puisi cinta kami yang berada dalam pandemi   Wahai Bapak Menteri yang terhormat Lihatlah kami para ibu yang sedang diberi amanat Menggantikan para guru untuk ikut berkutat Berkutat memberikan mata pelajaran yang dirasa ini lumayan berat   Sebenarnya ingin sekali ku mengumpat Melimpahkan segala rasa penat Tapi, kemana amarah ini akan beralamat Sedangkan para guru pun berfikir kapan pandemi ini akan tamat   Bapak menteri apa yang sedang Bapak fikirkan? Dengan segala kebijakan yang telah kau ciptakan Kami tau apa tujuan anak kami di rumahkan Tapi, mengapa kau tambahi dengan kesulitan…

  • Puisi

    GENGGAMAN TANGANMU

    Dear sahabat-sahabat syurgaku … Apa kabarmu hari ini? Bagaimana hari-hari mu dimasa pandemi ? Rasanya, aku merindukan saat-saat kita saling bersilaturahmi   Mungkin, saat ini jarak menjadi pemisah diantara kita Tak lagi sering saling bertatap muka Sedang apa kamu disana? Apakah hanya stay di rumah saja?   Jarak ini terasa semakin menjauh Silaturahmi virtual tak mampu menghapus rindu Kadang, hati bertanya kapan kita akan bertemu? Kembali bercerita, bergurau dan saling memotivasi untuk terus maju   Sahabat syurgaku Apakah aku terlalu lambat berjalan? Sebab ketika ku melihat mu Engkau telah sedikit jauh dari jangkauan   Tangan ini sudah tak mampu menggenggam erat tangan mu Hampir terlepas, hampir terjatuh   Bisakah engaku…

  • Puisi

    DARI BALIK JENDELA SMA

    Kuintip si Djoko Teman semasa SMA Setiap kenal anak perempuan Ngakunya konsultan percintaan   Zodiaknya Sagitarius Kalau sakit tak mau diurus Maunya minta surat jalan dokter Agar ada alasan tak masuk ke sekolahan   Beda dengan si Chandra Cita-cita jadi pengusaha Maklum anak orang kaya Gaya bisnis China dipakainya   Kini Chandra sembunyi Katanya dikejar polisi Uang dan harta dia punya Paling-paling nanti ganti KTP bisa   Dari balik jendela SMA Kubuka memori seragam pramuka Si Djoko orang serba bisa Entah setelah lulus, kuliah di mana?   Kalau Chandra pandai mainkan sandi morse Tali temali nomor satu juara Dia pantas kemah ke mana-mana Ke luar negeri sudah biasa   Kini…

  • Puisi

    SENJA UNTUK ALLYNA

    Sore itu … Antara ranting dan dedaunan Semua menjadi tak beraturan   Warna warna langit Menjadi tak terlihat Biru menjadi kelam   Gedung gedung, restoran, hotel, mall Tak seindah biasanya Semua hanya bayangan permainan saja   Binatang-binatang beterbangan Memenuhi keindahan yang kini menjadi kelam Iya kelam   Hanya puing-puing dan serpihan kecil Tapi tak terlihat Karena serpihan itu sangat kecil   Walau terlihat indah Ruang ruang ramai Kini menjadi gelap   Menjadi kosong Dan hanya angan angan Semuanya bohong dan yang terlihat hanya kebodohan   Allyna dengarkan itu.. Semuanya nyata Semuanya hanya sementara dan binasa.   Oleh: Yuneni N K

  • Puisi

    HAIYA HAGIA SHOPIA

    Andai dunia adalah negara Istambul paling layak jadi ibu kota Andai Hagia Shopia masjid pertama Di sanalah perjuangan bermula   Semenjak Muhammad al-Fatih berdiri Di pintu Hagia Shopia suci Umat Nasrani terlindungi Haram bagi Islam menumpahkan darah tak berdosa   Jum’at itu pertama Dikumandangkan Haiya 'ala Sholah Sebaik baik pasukan Mendengar khutbah sang Sulthan   Mercusuar peradaban Islam Di ujung tanduk sang Mustafa Kemal At Tartuk julukkanya Dikenang hingga jasad tak diterima tanah   Kini Erdogan mengalihfungsikan Hagia Shopia dikumandangkan haiyya 'alal falah Museum itu tinggal kenangan Selanjutnya umat Islam raih kemenangan   Sri Paus menyidir halus Donald Trump menumpahkan kekecewaan Uni Eropa tak tertinggal Alasannya selalu materi dan ekonomi…

  • Puisi

    BENAR PERSEPSI ISLAM

    Virus kebobrokan negeri Mulai merusak generasi Tanpa permisi Ia merenggut cita visi kami   Kau hancurkan kan Impian generasi Tuk raih ketakwaan mulia pada Sang Ilahi   Kini aku bangkit lagi Salah satu pengemban Menjadi pelopor di atas kebenaran   Berdiri tegak Menyongsong kemuliaan Islam Lewat pemikiran Dunia kan berubah menjadi peradaban Islam yang dinantikan Pemikiran benar diciptakan dari mengkaji Islam kaffah   Oleh: Indah Syam Humaira  

  • Puisi

    WANITA BERKARIR SURGA

    Wanita dimuliakan dalam Islam Aturan diberi untuk menjaga Izzah dan iffah Wanita seorang sang pejuang generasi Generasi untuk penerus dakwah Ilahi   Wanita dihiasi khas lemah lembut sejati Dirawat dan dijaga bersama lelaki sejati Wanita pemilik karir paling mulia Sebagai ibu madrasatul 'ula   Wanita, ketika mendengar namamu Tersirat hal murni akan kasih sayang Kasih sayang yang murni Tanpa meminta untuk dicintai   Wanita bisa jadi saingan sang bidadari Dan bisa juga sebagai pemuas nafsu birahi Wanita bisa menjadi pecinta Dan bisa juga sebagai pencela   Wanita bisa sangat menjaga diri Dan bisa juga tak terbayang tega menjual diri Kenapa bisa terjadi? Ya, kini sistem ini yang telah mendidiknya Sistem…

  • Puisi

    PELANGI MENJIJIKKAN

    Warna warni biasanya hadirkan keindahanManjakan mata dalam sejuk menawanBiasanya datang setelah syahdunya hujanPelangi, itulah kumpulan warna buah keagungan Namun ada yang lancang meruntuhkan wibawanyaMerampasnya sebagai simbol kedunguan semataIndah warna-warninya mendadak menjijikkan ragaSebab identik dengan manusia-manusia laknat berbahaya Berlogika dengan dangkalnya akal dan lemahnya imanMembuat kelompok pelangi menuntut hak untuk bertahanJelas perilaku ini rendah dan menjijikkanMelanggar kodrat dan ketentuan yang digariskan Perilaku ini lebih dangkal dari tindak tanduk binatangYang memuaskan hasrat jelas kepada selain jenisnyaNamun berdalih ini kecendrungan yang lahir tanpa dirangsangPadahal jelas ini penyakit menular yang fatal dipelihara Semakin hari tegap mereka semakin pongahTerlebih dengan ditopang banyak kaki-kaki yang gagahTak mau dan tak akan pernah dituduh bersalahPerhitungan Tuhan takkan dinalar…

  • Puisi

    MAHA SAYANG

    Saat pikiran munculkan angan Usaha dan doa pun tersampaikan Dalam giat sujud terlayangkan Namun hasil ternyata berlawanan   Kembali tanya dalam pikiran Padahal aku butuh itu ya Tuhan Mengapa Engkau tak kabulkan? Sungguhkah aku tak diperdulikan? Atau itu tak pantas ku dapatkan?   Ternyata bukan tentang pantas Kita selalu merasa semua harus pas Padahal nyatanya hanya tak puas Bahkan standar syukurpun bias   Nyatanya Allah sangat cinta kita Hingga Dia tak beri yang kita pinta Bukan karena abai pada ciptaan-Nya Justru karena Dia Maha Tahu segalanya   Tapi memang kita makhluk pelupa Lupa diri dan lupa kebesaran-Nya Terlalu sibuk salahkan takdir-Nya Untuk seuntai Ahamdulillah pun alpa   Bukankah mencinta tak…